Pilkada Lanjut Bawaslu Sumba Timur aktifkan Panwas Ad hoc

Posted by: Bawaslu | 16/06/2020 | Kategori: Berita | 249 kali dibaca | Rating: 19

Ketua Bawaslu Sumba Timur, Anwar Engga SE / Foto: Humas Bawaslu Sumba Timur – Yohanis Landi

 

Waingapu, Bawaslu Sumba Timur – Setelah berlakunya kebijakan New Normal maka terhitung sejak tanggal 13 Juni 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sumba Timur mengaktifkan kembali Panitia Pengawas Ad Hoc mulai dari Panwaslu Kecamatan maupun Panwaslu Desa/Kelurahan untuk pengawasan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sumba Tmur tahun 2020.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Timur Anwar Engga SE diruang kerjanya Sabtu (13/6/2020).

“dengan kebijakan new normal, sesuai instruksi maka terhitung sejak tanggal 13 Juni 2020, seluruh jajaran panwas ad hoc di Kabupaten Sumba Timur telah diaktifkan kembali”, jelasnya

Menurut Kordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan organisasi Bawaslu Kabupaten Sumba Timur ini bahwa Pengaktifan kembali Panwas ad hoc merujuk kepada surat edaran dari Bawaslu RI dan surat penegasan dari Bawaslu Provinsi NTT

“Pengaktifan Panwas Ad Hoc ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu Republik Indonesia Nomor 0197/K.BAWASLU/TU.00.01/VI/2020 tertanggal 12 juni 2020 yang ditandatangani Ketua Bawaslu RI Abhan, tentang Pengaktifan Kembali Panwascam dan PK/D Dalam Rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020  dan Surat Penegasan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur nomor 194/Bawaslu-Prov/NTT/PW.02/IV/2020 tentang Penegasan Pelaksanaan Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 tanggal 12 juni 2020” ujarnya.

Menurutnya setelah diaktifkan seluruh Panwaslu Kecamatan se Sumba Timur, maka pada hari kamis tanggal 18 Juni 2020 akan di aktifkan kembali 24 Orang anggota Panwaslu Desa/Kelurahan (PKD) yang sudah pernah dilantik di 3 Kacamatan yaitu Kecamatan Kambera, Kecamatan Kahaungu Eti dan Kecamatan Kota Waingapu Selanjutnya akan dilantik Juga 132 Orang Calon PKD di 19 Kecamatan lain di Kabupaten Sumba Timur.

“setelah diaktifkan kembali Panwascam, maka nanti hari kamis tanggal 18 Juni 2020 selanjutnya akan diaktifkan kembali juga 24 orang anggota PKD yang sudah sudah sempat dilantik di 3 kecamatan dan akan dilantik juga 132 orang calon anggota PKD di 19 Kecamatan lainnya yang belum sempat di lantik” jelasnya.

Anwar menambahkan, terhitung sejak tanggal dikeluarkan surat Keputusan Bawaslu Sumba Timur tanggal 13 Juni 2020, maka secara efektif jajaran pengawas pemilu akan mengawasi seluruh tahapan pemilihan sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

“dengan keputusan pengaktifan Panwas adhoc maka secara efektif juga seluruh jajaran pengawas pemilu akan awasi tahapan pemilihan sebagaimana PKPU nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2019”, tandasnya.

Selain itu dijelaskan setelah pengaktifan Panwas Kecamatan dan PKD dan Pelantikan PKD yang belum terlantik, maka Bawaslu dan jajarannya juga akan mengawasi seluruh Pengaktifan PPK dan Pelantikan PPS.

“dengan pengaktifan Panwas Adhoc ini paling dekat otomatis dilakukan pengawasan juga terhadap Pengaktifan PPK dan Pelantikan PPS’, tegasnya. (Yohanis Landi)

 

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

Politik Hukum Pilkada

by: Bawaslu | 06 March 2020

POST TERBARU